Kamis, 28 Maret 2013

IMAGINATION

Hai.. hai Reader, sudah baca postingan sebelumnya? Yang sudah baca pasti sudah memikirkan cita-citanya? Sudah tempel cita-cita kalian di dinding kamar atau langit-langit kamar? Ha-ha, bacot banget gue.

Kali ini gue ngepost tentang “Imagination” atau i-m-a-j-i-n-a-s-i. semua orang punya imajinasi, tentunya yang berbeda-beda. Apa kalian rela imajinasi kalian selamanya hanya menjadi sebuah imajinasi atau khayalan belaka? Apa enggak berminat untuk menuangkannya? Dunia ini adalah kanvas yang penuh dengan imajinasi. Kanvas itu selamanya akan bersih jika tak ada yang menuangkannya dengan goresan-goresan ide baru.

Semuanya berawal dari imajinasi, hidup berawal dari imajinasi yang kemudian menjadi mimpi yang bila terjadi akan membuat hidup menjadi lebih hidup.

Jika J.K Rowling berhenti berusaha setelah ditolak berkali-kali oleh para penerbit, maka tak akan ada karya sastra yang fenomenal bernama “Harry Potter”. Jika Walt Disney menyerah setelah beratus-ratus kali membuang konsep taman bermainnya ke tempat sampah, maka tak akan mungkin ada wujud sebuah area hiburan bernama Disney World. Jika Rovio Entertainment angkat tangan setelah merilis 51 aplikasi permainannya dan tidak laku di pasaran, maka Angry Birds tidak akan pernah lahir dan dinobatkan sebagai aplikasi game mobile tersukses sepanjang masa.

Nah, jika seseorang yang ingin menjadi penulis, kemudian 99 karyanya ditolak dan ia berhenti berkarya saat itu juga, apa dia akan tahu bahwa karyanya yang ke-100 akan berhasil? Kita tak akan pernah tahu jika tak pernah mencobanya.

Seperti yang dikatakan JB di ending drama korea ‘Dream High’, “Jika kau bintang dunia, aku bintang alam semesta.” Maksud ucapan Jb adalah jika ada seseorang yang hebat, bukan berarti kau tak bisa menjadi seperti dirinya. Kau bisa hebat seperti dirinya, bahkan menjadi sosok yang lebih hebat.

Bahkan pemain antagonis di drama korea “Dream High” mengatakan, “Kalau kau begitu percaya diri, lalu apa masalahnya?” tidak ada yang perlu ditakutkan dari sebuah usaha, gagal adalah resiko. Tiap orang pernah gagal, tetapi dari kegagalan itu mereka bangkit dan berusaha kembali. Pada akhirnya, mereka mendapatkan apa yang mereka kejar.

Ada pula perkataan tokoh utama di salah satu kisah film Bollywood ‘Three Idiots’, “Apapun yang kau sukai, jadikan profesimu, dan nikmatilah.” Artinya hidupmu adalah milikmu, bukan milik orang lain. Kau yang menjalaninya, bukan orang lain. Jika kau menyukai suatu hal seperti suatu pekerjaan, mengapa tak kau jadikan sebagai profesimu? Hei, ini hidupmu, kau yang tentukan, kau yang menjalani, kau yang merasakan.




Sabtu, 23 Maret 2013

For Readers



Hai..hai reader. Bagaimana hidupnya? Masih gini-gini aja, atau gitu-gitu aja? Ha-ha enggak jelas. Hari ini seperti hari-hari sebelumnya, yaitu timeline twitter ramai kayak orang tawuran – beranda facebook bikin ilfil – inbox Hp sepi kayak kuburan – omegle bad address entah kenapa – apa lagi yah? De el el lah.

Gue pengen ngeshare beberapa hal yang mungkin kurang berkaitan satu sama lainnya._. tapi gapapalah, blog gue suka-suka gue, ha-ha.

Sistem pendidikan di Negara kita, kenapa sistemnya mesti mengisi  soal pilihan ganda? Terkadang atau banyak kali hasil nilai yang siswa dapat tidak mencerminkan nilai asli mereka Kalau sistem soal yang isian atau essay, sebenarnya itu cukup bagus. Apa lagi kalau gurunya lebih suka kita menggunakan bahasa kita sendiri daripada harus bergantung dengan apa yang ditulis oleh buku. Itu sebabnya gue suka pelajaran sosiologi, karena hampir setiap pertanyaan pada soal kita disuruh jawab berdasarkan pendapat kita sendiri.

Biasanya juga terdapat beberapa guru yang berkata, “pokoknya jawabannya harus sama dengan yang di buku cetak!” dan ada juga guru yang berkata, “saya lebih suka dengan yang menggunakan bahasanya sendiri, karena besar kemungkinan dia tidak mencontek. Tetapi kalau titik komanya mirip dengan apa yang tertulis di buku cetak, besar kemungkinan dia mencontek.” Gue punya seorang guru, guru ini adalah guru yang paling berbeda dengan guru yang lainnya dan belum tentu ada di sekolah lain. Guru ini berkata, “Kalau kita berikan siswa soal isian atau essay itu akan menambah cakrawala atau memperluas pikiran siswa tersebut.” *plok plok plok* *krik krik*

Keterampilan. Dari banyaknya sumber yang gue dapatkan, keterampilan amat sangat kudu musti harus wajib seseorang miliki. Kalian pasti bosan mendengar omongan, “banyak orang yang lulusan S1 tapi sampai sekarang nganggur belum dapat kerjaan, mau sampai kapan nunggu buat magang?” mungkin mereka perlu menyeimbangkan otak kanan dan otak kiri mereka. Gue pernah bertemu dengan suatu komunitas kecil anak kuliahan yang jago fotografer, dan mereka bikin sebuah studio foto yang dengan studio foto itu mereka bisa menghasilkan uang di usia mereka yang masih muda. Itu semua karena apa? Karena mereka punya keterampilan dan minat dalam memotret. Jiwa-jiwa seni itu bukan ada sejak lahir, tetapi bisa lahir dengan adanya ketertarikan dan niat untuk mempelajarinya. Gue punya sepupu, dia enggak pintar-pintar banget, tetapi dia jago memotret, dan pernah dipanggil untuk jadi fotografer dalam sebuah pesta pernikahan, enggak tanggung-tanggung hanya jadi fotografer dalam satu pesta, ia dibayar sampai jutaan.

Jadi kalian harus bisa berpikir dan menentukan dimana kira-kira keterampilan kalian? Kalau merasa enggak punya sama sekali, pikirkan apa minat kalian? Coba asah minat kalian supaya bisa menjadi sebuah bakat :D

Cita-cita. Gue yakin sampai sekarang masih ada yang belum tahu dengan cita-citanya. Itu miris, loh. Mungkin bukan belum tahu, tetapi belum yakin. Kadang kalau enggak punya pilihan atau bingung, malah berujung dengan meneruskan kembali pekerjaan orangtuanya. Yang ayahnya dokter, anaknya juga jadi dokter. Yang ayahnya polisi, anaknya juga jadi polisi. Variasinya manaaaa?

 Gue aja pengennya gini, kakak gue jadi pengusaha atau pedagang biar nanti kalau ada barang yang dia jual, kalau gue yang beli bakal dapat diskon xD nanti adek gue yang cewek jadi dokter, biar nanti kalau berobat ke dia aja, yang adek gue paling kecil nanti jadi.. belum gue pikirkan. Coba deh, bikin sebuah tulisan di kamar lo, tulis cita-cita lo yang besar dan pajang di tempat yang selalu terlihat. Misalnya di langit-langit kamar, ha-ha. Kalau lo berdoa lo sambil mengucapkan cita-cita lo itu. Ada loh, orang yang punya banyak cita-cita. Cita-cita itu bukan cuma pekerjaan, tapi juga hal-hal yang enggak mungkin yang lo pengen lakukan. Misalnya berkeliling dunia. Gue pernah dapat motivasi, si motivator bilang ada seseorang yang punya ratusan cita-cita. Nah, dia udah berhasil mewujudkan cita-citanya. Sekarang, dia lagi mewujudkan cita-citanya yang ke seratus berapa gitu.. orang itu pernah bercita-cita menjadi penyelam, dan itu kesampaian. Dia juga bercita-cita jadi penghafal Al-Quran, dan itu juga kesampaian. So, enggak ada hal yang enggak mungkin di dunia ini. Orang mati aja, ada yang bisa hidup lagi.

Conan Edogawa pernah bilang ke gue, “Tidak ada kata mustahil dalam kamus hidupku!” terapkan juga yah kalimat ini di kehidupan lo ;) semoga ada yang termotivasi dengan post-an gue, see you reader ;)

Jumat, 22 Maret 2013

About You, Kaitou Kid♥




Kid adalah seorang pencuri dan pesulap yang ahli dalam penyamaran dan sering mengincar barang-barang berharga, tetapi tujuan sebenarnya adalah mencari sebuah batu (batu Pandora/batu keabadian)
Kaitou Kid Selalu mengenakan setelan jas berwarna putih dari sutera, kacamata tunggal di sebelah mata kanannya, dan sering terbang menggunakan gantole layang dibalik jubah putihnya.
Kemampuannya menirukan wajah, suara, dan tingkah laku membuat penyamarannya selalu berhasil, namun ada beberapa orang misalnya Saguru Hakuba, Shinichi Kudou dan seorang teman wanita sekelasnya, Akako Koizumi, yang berprofesi ganda seperti kid (namun dalam kasus ini apabila Kid adalah pencuri, maka Akako Koizumi adalah seorang penyihir) kadang bisa merasakan keberadaannya. Kaitou Kid sering digambarkan sesekali beradu kepintaran dengan Shinichi Kudou (atau Conan Edogawa). Tapi, sebenarnya dia sering membantu Conan dalam menyelesaikan kasus tertentu.
Wajahnya yang mirip dengan Shinici Kudou membuat kita bertanya-tanya "Apa sebenarnya hubungan mereka berdua?". Yang baru diketahui sekarang adalah dahulu Kaito Kid seorang siswa SMU yng sangat tenar di sekolahnya. Berbeda dengan Shinici Kudou yang terkenal sebagai detektif hebat, Kid terkenal sebagai pesulap ilusi yang sangat hebat.Lalu entah kenapa, tiba-tiba ia menghilang. Apa mungkin ada hubungannya dengan organisasi berjubah hitam? Hingga sekarang belum diketahui.Kemiripannya dengan Kudou adalah sama-sama memiliki suatu kelebihan yng membuat orang lain takjub.

Kamis, 21 Maret 2013

Cuplikan Percakapan Film Detektif Conan




1.) BASA BASI DI LAPANGAN TENIS
Sonoko : Begitu, jadi kamu sedang bertengkar dengan Shinichi-kun. Aku tidak bisa apa-apa kalau tentang pertengkaran dalam rumah tangga.
Ran : Tidak begitu.
Sonoko : Tapi kalian selalu begitu, kalian berbaikan setelah itu. Tapi, itu sudah lama sekali, ya. Kalian pernah tidak saling menyapa selama satu minggu, kan?
Ran : Kapan itu, ya?
Sonoko : Itu, loh, waktu kita baru berumur 12 tahun.
Ran : Ah, aku ingat. Waktu itu kenapa kami bisa bertengkar, ya ? Kalau tidak salah..
Sonoko : Stop, stop. Tunggu sebentar, kenapa kalian berdua pulang bersama ketika sedang bertengkar ?
Ran : Karena rumah kami searah._.
Sonoko :  --____--“

2.) TRAGEDI KEBAKARAN DI MALAM HARI DI GEDUNG TWIN TOWER
Ran : Apa lagi sekarang Conan-kun ?
Conan : Gawat, semua jalan keluar tertutup.
Ran : Tidak mungkin..
Conan : ( batuk-batuk karena asap kebakaran )
Ran : Kau tak apa-apa Conan-kun ?
Conan : Kak Ran, jangan-jangan.. ( melihat Ran mengambil tali )
Ran : Apa ini akan berhasil seperti di film-film aku tidak tahu. Pegangan yang kuat Conan-kun.
Conan : Kak Ran, apa kau takut ?
Ran : Aku takut, tapi kalau Conan-kun bersamaku Shinichi menyuruhku untuk menunggunya. Aku harus tetap hidup dan menunggu Shinici. Conan-kun, aku..
Conan : Semuanya pasti akan baik-baik saja, kak Ran. Aku sangat mengerti bagaimana perasaanmu.
Kemudian Ran bersama Conan meluncur menggunakan tali karena tak ada cara lain.

3.) TRAGEDI DI TROPICAL LAND
Saat itu Ran mengalami hilang ingatan karena ia tak sadarkan diri seusai melihat peristiwa penembakan yang terjadi langsung di depan matanya. Ia mengalami shock yang cukup parah. Sebelum pergi ke Tropical Land..
Haibara : Jadi, dia masih belum ingat apa-apa ?
Conan : Ya.
Haibara : Kalau seperti ini, jika ingatannya tidak kembali bukannya sangat bagus untuk Shinichi Kudou-kun ? Dengan begitu, kau tak perlu khawatir untuk menyembunyikan identitasmu darinya.
Conan : Hah ? Apa kau bilang ?!
Haibara : Kalau aku.. kalau aku.. aku berharap aku bisa kehilangan ingatanku. Jika mungkin aku tidak akan ingat kematian kakakku atau dipaksa membuat obat untuk organisasi, kalau aku bisa melupakan semuanya dan hanya menjadi murid SD biasa, Ai Haibara. Betapa senangnya jika seperti itu, dan aku bisa bersamamu selamanya.. selamanya seperti ini.
Conan : Haibara.. apa kau..
Haibara : Aku bercanda. Apa kau merasa lebih baik sekarang ? xD
Conan : Hah ? -________-“

Percakapan yang terjadi di Tropical Land..
Ran : Conan-kun.. hei, kenapa ? Kenapa kau mau melindungiku ? Hei, kenapa ?
Conan : Karena.. aku mencintaimu. Aku mencintaimu di dunia ini lebih dari apapun. ( sambil membawa Ran berlari menjauh dari penjahat yang membawa senjata )
Kemudian mereka melompat ke dalam perahu dan menyelam di dalam air untuk menghindari tembakan.
Ketika mereka tiba di rumah dengan selamat..
Ran : Terimakasih Conan-kun. Kau bilang hal itu padaku untuk mengembalikan ingatanku, benarkan ? Kau pasti mendengarnya di hotel, apa yang ayah bilang ketika melamar ibu. Itu mengapa kau mengatakan hal yang sama, benarkan ?
Conan : Eh ? Paman juga bilang..
Ran : Ah ? Bukan, ya ?
Conan : Ah.. eh.. tidak. Itu benar.
Ran : Sudah kuduga begitu. Lagi pula aku terlalu tua untuk menjadi orang yang Conan-kun sukai, tapi aku senang. Selamat malam.
Ran masuk ke dalam kamarnya.
Conan : Huh, begitu ya.. tunggu dulu, itu artinya aku berpikiran sama seperti paman yang gila itu ? -____-“