Selasa, 28 Juni 2016

Jika Esok Aku Tiada?





Aku tahu, judul postinganku adalah misteri, tetapi bersifat pasti. Semua yang hidup akan mati. Kau tahu, pertanyaan itu selalu menggangguku, membuat dadaku sesak, nafasku tertahan, airmata mengaburkan pandanganku.

Pukulan pertanyaan itu lebih menyesakkan dibandingkan saat kepalaku terbentur, saat aku sempat kehilangan beberapa memori di otakku, saat dokter memvonisku terkena geger otak.

Lagi-lagi pertanyaan itu lebih menyesakkan dibandingkan saat kepalaku sakit luarbiasa, sendi-sendiku meronta-ronta seperti minta dilepaskan. Semua panik dan berpikir ini merupakan akibat benturan itu.

Pertanyaan itu lebih menyesakkan dibandingkan saat ambulans membawaku menembus lampu hijau dan beberapa bagian tubuhku dihiasi berbagai alat medis. Ini lebih menyesakkan dibandingkan saat aku tahu aku menderita sakit yang lain.

Pertanyaan itu lebih menyesakkan dibandingkan nafasku yang mulai tertatih tiap kali aku memberanikan bibirku menyentuh yang kusukai, kopi. Sedikit saja, ia bisa merusakku. Tetapi, ini belum seberapa dibandingkan sesaknya aku tiap kali mengingat pertanyaan itu, jika esok aku tiada?

Aku ingin bertanya, pernahkah dalam hatimu terlintas pertanyaan seperti pertanyaan yang selalu hadir dalam batinku? Pertanyaan yang jawabannya hanya Tuhan yang tahu.


//Nina, with Love//


Sumber gambar: dari sini