Ciyeee yang dulu jadi adek kelas sekarang udah jadi kakak kelas, ciyeee yang baru lulus sekarang memasuki sekolah baru, ciyeee yang udah enggak sabar ketemu temen-temen sekolahnya padahal mah bukan kangen temennya tapi kangen ‘someone’ ciyeee….
Setiap datang bulan baru, setiap itu
pula orang-orang punya harapan dan do’a masing-masing. Gue udah duluan sibuk ke
sekolah kemaren-kemaren tetapi bukan karena gue panitia MOS, atau karena gue
protes tentang penjurusan beberapa hari lalu. Gue ke sekolah karena kesadaran
gue sebagai anggota dari organisasi KIR hehehehe. Pada tahu kan kepanjangan
dari KIR? Kelompok Ilmiah Remaja. Anak KIR juga berkecimpung dalam dunia
sastra, jurnalistik, dan fotografi. Kita lagi persiapan untuk mading edisi
selanjutnya menyambut adik-adik kelas.
Dan ternyata banyak yang lagi sedih
di bulan Juli. Cup cup cup… di bulan Juli banyak kenyataan pahit, harapan yang
tak sesuai, prasangka yang tak terduga, emosi yang mengguncang #tsaaaah -_-
Buat teman-teman yang jiwanya lagi
enggak stabil jangan selalu memikirikan hal-hal yang enggak terlalu penting
kayak begitu.
“Hah? Apa Nin? Lo bilang enggak
penting?!!!!”
“Iya iya-_- maksudnya coba mikirin
hal lain yang LEBIH PENTING.”
Kemaren-kemaren juga terjadi hal yang
enggak disangka-sangka. Banyak hal yang nge-jleb banget yang terjadi pada
orang-orang di sekitar gue, hal-hal itulah yang bikin gue harus lebih bersyukur
lagi. Kalau saat ini elo lagi bahagia elo harus bersyukur :) bahagia itu susah
dicarinya.
“Kalo gue lagi sedih gimana, Nin?”
“Tenang aja, itu emang sebagian
takdir elo :P ntar ada saatnya elo
bahagia lagi kok:3”
“GAMPANG BANGET LU NGOMONG?!!”
“lah-__- tapi lo pasti pernah
ngalamin saat dimana elo lagi sedih dan di kemudian hari lagi elo bahagia, itu
karena apa? Karena orang-orang di sekitar lo udah berhasil menjadi teman yang
baik buat elo :)”
Masalah hati pada anak remaja emang
enggak bisa banget dihindari. Semuanya terlihat seperti “sudah seharusnya”, “sewajarnya”,
“seenggaknya emang begitu”, dll.
Padahal kita bisa ngisi hari-hari
kita dengan hal-hal yang lebih berguna daripada terus menerus menangis di
pojokan memikirkan hal-hal yang sebenarnya enggak penting untuk dipikirkan.
Di masa remaja adalah saatnya kalian
cari teman sebanyak-banyaknya, tapi emang harus pintar-pintar cari teman. Teman
kita adalah ‘sesuatu’ yang mempunyai pengaruh besar terhadap kita, entah dari
segi gaya berpakaian, bergaul, gaya dia menghambur-hamburkan uangnya untuk apa,
gaya dia belajar, dll.
Ini gambar-gambar buat temen-temen
gue yang lagi tergores parah hatinya banyak masalah dan harapannya
banyak yang tak sesuai :’3
“Aku mah apa atuh, aku mah cuma secuil
upil sendirian.”
“Cup..cup..jadi lo enggak nganggep
gue sebagai temen lo? :( “
Jangan pernah merasa kalau elo cuma
sendirian. Ini bumi, banyak manusia di dalamnya. Kalau elo bilang elo cuma
sendirian, elo udah bohong besar.
“Aku mah apa atuh, banyak kekurangan.
Enggak ada yang sayang sama aku :( ”
“Enggak usah lebay dadakan, deh. Lo punya
mata kan? Coba liat ke sini, ada gue kok yang bakal sayang sama elo :3”
Salah besar kalau elo malah sedih
dengan kekurangan yang elo punya. Jangan selalu memperpojok diri sendiri. Lo bisa
bahagia meski dengan kekurangan elo :)
“Aku harus berubah kayak bagaimana
lagi? Aku udah berusaha menjadi manusia yang sebaik mungkin buat orang lain..”
“Yang gue maksud bukan itu, yang gue
maksud adalah elo harus berubah untuk menjadi manusia yang lebih bahagia lagi :)”
“Jadi aku harus mulai semuanya dari
nol lagi, ya?”
“Jangan, elo bukan mbak-mbak tukang
isi bensin yang selalu mulai dari nol=)) tahap pertama adalah melakukan suatu
hal yang lebih baik dan berguna.”
“Stay Strong? Celalu kok:’)”
“Kalian belum sepenuhnya stay strong
kalau masih pakai emote >> :’) “
Jadi, bangkittttttt sambil mengibar
bendera tersenyum dan fighting untuk menjadi manusia yang bahagia dengan
segala perbuatan baik :) kebahagian selalu dimulai dengan cara membahagiakan
orang lain.
Sudah sadar bahwa kalian bisa menjadi
manusia-manusia yang lebih bahagia lagi? Kalau sudah, sekarang saatnyaaa kita
CHEER UP !!!!!! :)







Tidak ada komentar:
Posting Komentar