06/04/20

#AprilProduktifDay6 : Walang Goreng Tak Tergantikan


Kalau boleh dibilang yang bikin saya sedikit beda dari kebanyakan orang adalah saya tidak minum kopi, di saat orang-orang lain sering pamer secangkir kopi lewat story medsos mereka dengan berbagai pengambilan angle yang ciamik. Bukan karena saya tidak suka, tetapi mungkin saking sukanya saya sama kopi sampai di suatu hari saya tak memperhatikan perut yang kosong seharian dan langsung memesan segelas es kopi hitam yang menyebabkan rasa deg-degan dan sensasi berhenti bernafas. Jika beruntung (cielah), kamu bisa menemukan cerita pilu saya bersama kopi di salah satu tulisan saya di blog ini. Tetapi, sebenarnya banyak juga lho di luar sana orang-orang yang memang tidak suka kopi, bukan karena alasan seperti saya, tetapi karena mereka memang tidak suka rasa kopi atau minuman berkafein. Oleh karena saya tidak mau lagi “gladi bersih sekarat” maka saya berhenti menyukai kopi. Lima tahun terakhir ini saya hampir tidak pernah lagi minum kopi. Hikmah dari kegagalan kebersamaan saya dengan kopi ini, saya jadi punya alasan untuk menolak jika ada laki-laki yang berani ngajak saya ngopi, tanpa harus membohonginya, hehe. “Maaf, saya nggak minum kopi.”

Sesungguhnya tulisan kali ini bukan ingin menceritakan perihal kopi, tetapi hal lain yang lebih aneh dari diri saya. Kamu tahu belalang, tidak? Iya, belalang yang suka loncat-loncat di taman dan diburu-buru oleh anak-anak kecil yang jahil dan gabut, lalu setelah ditangkap dipotek salah satu kaki belakangnya supaya tidak bisa loncat lagi dan dimasukkan ke dalam plastik bening, jahat banget ya, tapi saya sudah bertaubat melakukan hal itu karena sekarang sudah bukan anak kecil lagi dan nggak ada waktu keleus buat nangkap belalang, mending saya rebahan. Meskipun sudah bertaubat dari kenakalan tersebut, sekarang justru saya memakan mereka dengan lahap!



Belalang goreng

Belalang goreng yang terkenal dengan sebutan “walang goreng” ini enak banget, nggak bohong! Ketika dimakan krenyes.. krenyes. Rasanya kayak makan keripik, lebih enak dari keripik malah! Ada rasa-rasa seafood-nya gitu dan berprotein tinggi. Dan ketika saya menguploadnya lewat ig story, saya merasakan semua memandang saya dengan jijik (hahaha). Soalnya bentuknya seperti.. maaf, kamu tahu kan hewan imut berwarna coklat tua yang kalau terbang dapat memporak-porandakan dunia? Mau gimana lagi, saya tetap suka!

Biasanya saya beli belalang goreng di daerah menuju Gunungkidul. Selain di sana, saya tidak tahu beli dimana. Saya membayangkan betapa manisnya bila seseorang menghadiahi saya setoples besar belalang goreng pada saat saya ulangtahun (hahaha).

Ada yang pernah mencobanya juga? Bagaimana rasanya? Apakah ketagihan atau justru menyesal sudah memakannya? (Hahaha)

Bandung, 6 April 2020
Jangan mengejek makanan kesukaan saya!

*Pict from: https://www.tuguwisata.com/belalang-goreng/

15 komentar:

  1. Tidak akan ku ejek, karena aku juga menyukainya meskipun baru nyoba sekali tapi habis satu toples! God damn kita mmg sohib wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kenapa nggak pernah bilang! :(

      Ayo nanti jalan-jalanjke Gunungkidul cari walang goreng! (Kalau corona sudah pergi)

      Hapus
  2. Kalau ada orang yang tidak suka kopi, ya saya salah satunya tapi memang enggak pernah suka kopi (kecuali buat maskeran hehe). Bener banget, bisa buat alasan nolak ngopi kalo ada cowok yg ngajak ehehehe
    Eh, seenak itukah? Jadi pengen nyobain walang goreng tapi masih belom tega:((

    BalasHapus
  3. Pernah makan, terakhir kayakx waktu masih SD. Setelah itu belum pernah lg. Kalau liat gambarnya, seolah aku masih bisa merasakan bagaimana rasanya belalng goreng itu. Hehe

    BalasHapus
  4. Walang Goreng = Warnai Langkahmu dengan Gowes Bareng.

    BalasHapus
  5. Hehe aku jugaa suka smaa walang goreng, sedih banget kalo ke gunung kidul saya mau beli ngga boleh sama temen temen saya karna mereka jijik😭

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makanya ke Gunungkidulnya sama aku ajaa :') wkwk

      Hapus
  6. Wah, kujuga nggak minum kopi! Keren sekali walang jd makanan favorit :") dominan rasanya spt apa, Nin? Aku nggak pernah berani coba makan belalang ._.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Enaaaaak pokoknyaa, kayak seafood gitu sih :') berani cobain duluuu ntar ketagihan lhoo wkwk

      Hapus
  7. aku belum pernah makan walang goreng, tapi aku pernah makan walang yang kumasak sendiri, gak digoreng. dan rasanya asin karena cuma dikasih garam doang. haha

    BalasHapus