“Dari dulu, laki-laki itu adalah
pengembara, anakku. Mereka adalah pengembara yang selalu berjalan ke sana ke
mari. Singgah sebentar untuk menikmati suasana, mencari minum, atau
beristirahat. Selebihnya dia akan melanjutkan perjalanan. Dan yang bisa memutuskan
perjalanan itu hanya satu: pernikahan. Kitalah yang memutuskan perjalan mereka,
membuat mereka menetap pada satu tempat dan menikmati kehidupan bersama-sama. Sebelum
ada ikatan pernikahan, laki-laki akan tetap menjadi pengembara meskipun
mulutnya bicara ingin tinggal menetap. Kau harus hati-hati, jangan sampai
menjadi tempat persinggahan.”
Sumber gambar: Tumblr.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar