14/09/17

Bagaimana Mungkin Aku Bahagia Melihat Kau Bahagia Atas Sesuatu yang Salah?



Ada saatnya aku menghela nafas,
Ketika aku melihatmu berbahagia,
Semestinya ada bahagia juga yang menderaku.
Tetapi, bagaimana mungkin aku bahagia,
Ketika kau bahagia akan sesuatu yang salah?

Kau gelisah melihat jam di pergelangan tanganmu,
Piring dan sendokku masih beradu,
Makananmu masih tersisa,
Namun, kau bilang kau sudah kenyang.

Aku memberanikan diri memulai percakapan,
“Ada apa?” tanyaku.
“Dia sakit.” Jawabmu.
“Oh, jadi hari ini kalian tidak bertemu?”
“Paling nanti malam, makan malam bareng.”

Aku menghela nafas.
Kali ini, aku tak akan berpura-pura bahagia lagi atas itu.
Aku menghela nafas.
“Balik, yuk!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar