17/09/17

[All About Life]: Book For Mountain



“Tidak ada yang benar-benar luang,
yang ada meluangkan.
Tidak ada yang benar-benar sibuk,
yang ada adalah prioritas.”
 – Anonym  

Datang dari berbagai jurusan, datang dari berbagai universitas, datang dari berbagai daerah, datang dengan berbagai penampilan, datang dari berbagai usia, saling dipertemukan karena tujuan dan niat hati yang sama.

Saya sangat terkesan ketika saya membiarkan diri saya terbawa ke tengah-tengah mereka. Dalam kesan pertama saya mengenal mereka, membuat saya menyimpulkan bahwa mereka adalah orang-orang pandai, berani berbicara di depan umum, gaya bahasa yang mereka gunakan sangat cerdas. Mereka kebanyakan adalah pendaki gunung yang senang dengan buku. Mereka penuh semangat, bervisi dan misi, dan sukarela menawarkan dirinya untuk datang menjadi seorang volunteer.

Komunitas bukanlah sebuah “fashion”, bukanlah menjadikan seseorang terkesan keren karena mengikutinya. Jika berpikir masuk ke sebuah komunitas adalah untuk peduli, untuk berbagi, mungkin secara umum gambarannya seperti itu, tetapi justru dalam komunitas kitalah yang belajar, mendapat banyak sekali pelajaran. Setidaknya itu yang dikatakan seorang senior saya dalam komunitas @bookformountain.


“Kita bukanlah superhero, kita manusia biasa
yang dianugerahi waktu luang
sebagai penyalur dari mereka yang memiliki duit dan buku
untuk mereka yang membutuhkan.”
 – Kak Enni

2 komentar: