20/08/18

Rezeki Memiliki Orang-Orang Baik


Tubuh rehat sejenak, mata menatap langit-langit kamar yang mungil. Dari celah fentilasi, sedikit-sedikit ada kilau yang mengerling, rupanya cahaya bintang yang timbul tenggelam, keberadaannya jauh tetapi seolah-olah memaksa untuk tetap disadari.

Melayang pulalah pikir ini pada segenap orang-orang yang baik yang lalu-lalang dalam hidup yang singkat ini. Mereka adalah orang-orang yang datang dengan aneka ragam kebaikannya. Orang-orang baik yang rela membawakan orderan untuk saya saat badai sekalipun, yang tidak pernah menyerah mengajak saya hunting di tempat-tempat menarik, yang selalu mau menjadi kurir buku bagi saya, yang senantiasa bahagia saat meminjamkan buku-bukunya untuk saya, yang panik dan langsung datang begitu tahu saya jatuh sakit, yang membanggakan saya di depan teman-temannnya, yang mau membantu saya dalam hal seremeh apapun sampai yang sangat sulit, dan masih banyak orang-orang baik di luar sana yang saya tidak tahu jikalau mereka repot-repot memikirkan saya, medoakan saya, berpikir yang baik-baik tentang saya, atau bahkan merencanakan hal-hal baik untuk saya.

Mereka adalah yang tertawa melihat saya tersenyum, mendengar dengan antusias saat saya bercerita, menunggu begitu tahu bahwa saya butuh untuk ditunggu, berhenti dengan maksud menghargai batas, memanggil tanpa membentak, menoleh dengan lembut, berbicara hal-hal yang menyenangkan dan seringnya membangkitkan rasa ingin tahu dan bertambahlah ilmu saya begitu ia berkata-kata. Orang-orang yang tak pernah jenuh menasehati dan memotivasi, orang-orang yang tak pernah pergi.

Mereka orang-orang baik yang senang memanggil saya, mengajak saya, menghargai kehadiran saya serta menjaga saya dengan memahami segala batas dan prinsip dalam hidup saya.

“Jangan lupa bahwa punya teman yang baik adalah juga rezeki kamu.” Kata salah satu dari mereka dan rasanya batin saya meleleh mendengarnya. Jadi teringat pula pada kata-kata bos saya tempo hari, “punya customer yang baik juga termasuk rezeki.” Alhamdulillah, MasyaaAllah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar