02/01/19

Catatan Untuk Seluruh Pengguna Sosmed

Tempo hari saya pernah menulis tentang mau dibawa kemana followers dari seorang public figure. Kali ini ingin menambahkan sedikit catatan untuk tulisan tersebut.

Memutuskan untuk menjadi public figure berarti berani mengambil banyak risiko salah satunya bertanggungjawab terhadap siapa saja yang mengikuti akunnya. Tidak peduli berapa followers kamu, kamu akan selalu menjadi public figure bagi mereka yang mengenal atau mengikuti kamu. Kesimpulannya entah siapapun kamu, public figure ataupun bukan, perkara akhlak bukan hal yang remeh. Akhlak bukan pelajaran yang mudah. Ada banyak ilmu yang dikaji di dalamnya dari berbagai aspek pula. Akhlak bukan kamu baik, lalu selesai. Tetapi akhlak selalu berdampingan dengan ilmu. Ada pepatah yang mengatakan, “berilmu sebelum beramal”.

Buka berarti kamu harus selalu melakukan pencitraan, tetapi saya hanya ingin mengingatkan bahwa orang-orang melihatmu, dan kamu tidak akan pernah tahu keburukan atau kebaikanmu yang mereka contoh dari dirimu. Jadi, semoga selalu kebaikanlah yang kamu salurkan, yang kamu siratkan, biarkan mereka menjadi baik dengan adanya akunmu, dengan adanya kamu di sosial media. Diawali dengan berpikir memprioritaskan hal-hal baik dulu untuk dibagi dibandingkan yang bersifat tiada guna atau justru hal-hal yang bisa membawa pada keburukan.


Salam.



//Yogyakarta, 1 Januari 2019//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar