27/04/17

[All About Life]: Tukang Tahu Gejrot



Tempo hari, saya melihat tukang gejrot mangkal di belakang kampus bersama dengan tukang-tukang lainnya. Tukangnya itu Mas-Mas. Saya tidak tahu mengapa ia berjualan dan saya tidak ingin tahu.

Ketika melihatnya, timbul beragam asumsi di pikiran saya. Ketika ia duduk menunggu pembeli. Apa yang kira-kira tengah dipikirkannya?
Saya hanya berusaha menyelami pikiran orang-orang di sekitar saya. Meski begitu, saya tidak menilainya dari satu sisi.

Pertama, mungkinkah ia hanya lulusan SMA? Mungkin berjualan untuk membantu kedua orangtuanya? Bila benar, bagaimana perasaannya ketika melihat mahasiwa-mahasiwi yang berlalu-lalang di hadapannya, mahasiswa-mahasiswi yang sok sibuk membawa setumpuk tugas, menampilkan wajah kelelahan, atau berpura-pura melihat jam tangan dan segera terburu-buru? Apa ia menginginkan kehidupan seperti orang-orang yang berlalu-lalang di hadapannya?

Kedua, mungkinkah ia lulusan sarjana yang tengah bekerja sambilan hanya untuk memanfaatkan waktunya? Bila benar, hal ini membuat kita berhenti memikirkan seseorang dari satu sisi.

Lantas, apa yang membuat saya memilih tukang tahu gejrot dalam tulisan saya? Karena saya doyan tahu gejrot, HEHEHE.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar