Sedih kalau
ingat betapa banyaknya dosa kita.
Tapi, Allah
selalu saja memberi kita kesempatan buat memperbaiki kesalahan kita.
Buktinya apa?
Hidup. Kita masih diberi umur buat hidup dan membenarkan semuanya. Kalau sudah
mati bisa apa? Jasad kita saja dibungkus kain kafan. Sejatinya, kehidupan
diciptakan untuk menghargai kematian.
Tetapi, kalau
ingat dosa, bukankah semua orang di dunia ini juga sudah pasti punya dosa?
Semua manusia tak luput dari dosa? Bukankah seringkali kita berpikir bahwa di
luar sana mungkin lebih banyak yang dosanya lebih parah dari kita?
Tetapi,
seharusnya bukan berpikir ke arah yang itu. Tidakkah kita iri kepada orang yang
tak pernah berbuat dosa? Meskipun orang yang seperti itu mustahil adanya.
Tetapi kembali lagi, seandainya ada orang yang sempurna imannya dan tak pernah
berbuat dosa, tidakkah kita merasa iri padanya?
Menemukan catatan untuk diri sendiri
Di antara tumpukan kertas
Saat sedang membereskan kamar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar