Pagi di hari ketiga kami di
hotel, Kak Satriya mendapat kabar dari seorang teman yang menawarkan pekerjaan
dokumentasi liputan. Tentu saja langsung diiyakan. Berbeda dari job-job
sebelumnya, dimana biasanya Kak Satriya mengambil job sebagai fotografer dalam
acara wedding, kali ini ia hendak dipekerjakan untuk peliputan suatu acara yang
dilaksanakan oleh kementerian kehutanan dalam upaya edukasi kopi terhadap para
petani di daerah Ciwidey, Jawa Barat.
Sementara saya menulis tulisan
ini, Kak Satriya tengah berada di Ciwidey bersama tim yang diutus dari
Yogyakarta. Tidak tanggung-tanggung, dalam tim ini ikutserta ahli kopi, pengusaha
coffe shop, professor, juga orang-orang hebat lainnya. Beberapa kali sepulang
dari meeting, diceritakan olehnya tentang hal-hal menarik seputaran kopi ini.
Dan tentu saja, saya tidak sabar
menantinya pulang. Tidak sabar menunggu oleh-oleh segudang cerita dan ilmu baru
dari sana. Juga, sekeranjang buah stroberi kesukaan saya yang semoga sempat ia
belikan.
Teringat pesannya di teras coffe shop
tempat saya mengantarnya sebelum ia pamit pergi, “Jaga diri, ya. Kamu nulis aja
biar nggak bosan, biar produktif.”
Dan lihat, aku sungguh-sungguh berbakti, kan? Kembali ke ruang ini dan
menulis lagi. Kamu, cepat pulang.. cepat kembali..
*backsound lagu Firasat punya
Marcell
Tidak ada komentar:
Posting Komentar