14/10/17

"Genap" by Nazrul Anwar



Seandainya kamu dihadapkan pada dua pilihan, siapa yang lebih kamu pilih untuk menggenapi kehidupan kamu? Seseorang yang kamu cintai tapi dia tidak mencintai kamu, atau seseorang yang mencintai kamu tapi tidak kamu cintai?

Sebuah percakapan seorang gadis dengan mamanya.
“Menggenap bersama seseorang yang mencintai mama, walaupun mama tidak mencintainya.”

“Kenapa begitu, Ma?”

“Karena berusaha untuk mencintai orang lain, selalu lebih mudah daripada membuat orang lain mencintai kita, Sayang. Cinta itu apa adanya di hati. Hati yang merasakannya. Dan kita hanya bisa mengendalikan dan mengkondisikan hati kita, bukan hatinya orang lain. Seberapa besarpun usaha kita untuk membuat orang lain mencintai kita, pada akhirnya yang memutuskan apakah dia mencintai kita atau bukan ya dia, bukan kita. Hatinya yang merasakan, bukan hatinya kita. Sama halnya, jika ada seseorang yang melukai hati kita, membuat kita kecewa atau sederet perasaaan menyakitkan lainnya, pada akhirnya, kita sendiri yang harus menyembuhkan luka itu. Tak perlu menunggu ucapan maaf, atau mengharapkan orang lain yang menyembuhkannya. Karena sekali lagi, yang bisa kita kendalikan adalah hati punya kita sendiri. Bukan hatinya orang lain.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar