Sumber gambar: Tumblr
Jatuh cinta
paling aman adalah jatuh cinta denganmu, seseorang yang mencintai kesendirian,
aku tak perlu khawatir melihatmu berjalan di sisi pria lain. Seseorang yang
meluapkan segala perasaannya lewat tulisan-tulisan, sehingga cukup bagiku
dengan menyelami tulisanmu tanpa tenggelam untuk tahu segala hal yang kamu rasa.
Jatuh cinta
paling aman adalah jatuh cinta denganmu, seseorang yang terkadang memandang
dirinya berada di situasi yang salah, tetapi memilih bertahan dan menjalani. Seseorang
yang senang minum mochaccino bertabur keju di Kafe Platinum dengan mata sibuk
menatap buku yang terbuka di genggamnya. Seseorang yang senang membaca aneka
ragam majalah di sofa lantai dua perpustakaan kota.
Jatuh cinta
paling aman adalah jatuh cinta denganmu, seseorang yang senang berjalan
sendiri ke minimarket membeli segala kebutuhan dan tak lupa susu kedelai
botolan perlu masuk ke dalam keranjang belanja pula. Seseorang yang memilih
berlari pagi sendiri, mengitari daerah yang pepohonannya rimbun. Seseorang yang
menyanjung betul kesendirian yang dirasakannya. Aku tak perlu khawatir jika
seseorang mengusikmu, kau seperti biasa menepis kehadiran, tersenyum pada
kesendirian, memeluk diri sendiri seraya menghirup udara, menatap langit dengan
berbinar seolah kau mampu terbang menjelajahinya.
Aku merasa aman
sampai suatu saat kau menuliskan apa yang kupikirkan, kau menulis perihal ini,
jatuh cinta paling aman. Dalam tulisanmu, kau bilang jatuh cinta paling aman
adalah jatuh cinta pada seseorang yang menjadikanmu cinta pertamanya.
Darimana kau
tahu jikalau kau adalah cinta pertama pria itu?

Kak, sy mau nanya, bgmna mnurut kakak tentang jatuh cinta beda usia. Mksdnya dianya(cowok) lebih muda dibanding wanitanya?
BalasHapusMenurut saya, tentang hal ini mari kita bicara soal kedewasaan. Tingkat kedewasaan setiap orang berbeda-beda dan tidak melulu berdasarkan usia.
HapusTapi, kalau dilihat dari pengalaman teman-teman di sekitar saya, mereka yang menjalin hubungan dengan pria di bawah usia mereka cenderung lelah menghadapi prianya itu, mungkin karena di sini si pria masih bertingkah kekanak-kanakkan.
Untuk jatuh cinta beda usia, bukankah usia tidak bisa disalahkan? :) toh, kebanyakan orang-orang tua kita terdahulu kebanyakan menikah dengan usia yang jauh berbeda dari pasangannya.
Well, kalau saya pribadi sulit meletakkan perasaan saya pada lawan jenis yang tidak sebaya dengan saya, sebab jatuhnya nanti saya hanya menaruh perasaan padanya sebatas kakak atau adik saja. Tapi, tidak ada yang tahu kedepannya, perasaan manusia adalah hal yang paling mudah berubah di dunia ini. :)