18/10/18

Yang Tak Perlu Diungkapkan


Waktu itu, waktu kami belum asing satu sama lain.

“Bagaimana hari ini? menyenangkan?”
“Iya, alhamdulillah.”
“Coba cerita hari ini ngapain saja?”
“Hari ini asdfghjklzxcvbnmqwertyuiop. Kalau kamu ngapain saja seharian?”
“Aku tadi seharian mnbvcxzasdfghjklpoiuytrewq.”
“Loh, kamu ndak shalat? (Dia hanya menyebutkan makan, tidur, dan sebagainya.)”
“Loh, untuk apa aku sebutkan? Shalat itu kewajiban. Tanpa harus aku sebutkan, shalat harus tetap dilakukan, bukan?”

Ah, seandainya pada masa kini orang-orang memiliki pemikiran yang sama tentang ini, tentang hal berharga yang dilakukan tanpa harus diungkapkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar