Di suatu siang,
di sebuah restoran ayam yang terkenal enak dan tak pernah sepi itu, saya dan
teman-teman saya memutuskan untuk makan siang di sana. Seusai makan, seperti
pelanggan yang lainnya, saya menuju kasir hendak membayar.
“Mbak, berapa?”
Tanya saya.
“Meja nomor
berapa, Mbak?”
“Nomor
sembilan.”
“Nggak usah
bayar, Mbak.”
“Loh, kenapa?”
“Kata bapaknya
tadi saya dipesenin Mbaknya nggak usah bayar.”
“Terus
teman-teman saya gimana?”
“Mbak sama
teman-temannya enggak usah bayar.”
“Loh, kenapa?”
“Duh gimana, ya.
Pokoknya enggak usah bayar, gitu kata bapaknya tadi.”
Bapaknya itu
maksud mbaknya adalah yang punya restoran ini. Saya merasa tidak enak karena
saya tidak tahu alasan bapaknya menggratiskan kami. Padahal pelanggan lainnya
bayar dan mbaknya juga tidak mau memberi tahu alasannya pada kami. Saya juga
tidak enak berdebat di kasir mempertanyakan hal itu, sementara pelanggan yang
lain antri untuk membayar.
Tahu gitu tadi
saya tambah es krim HAHAHA, bercanda. Tetapi, di sana memang jualan es krim
juga.
Setelah saya
pikir-pikir, kita tidak mesti tahu semua alasan atas apa yang terjadi di dalam
hidup kita. Tetapi, percayalah bahwa semua yang terjadi di dalam hidup kita
adalah hasil dari sebab-akibat. Dari apa yang kita tanam, kita akan menuai. Ah, hari ini ajaib!
Stay to positive thinking and never stop to
share positive energy to people!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar