24/02/18

Judulnya Bukan Tentang Kesepian



Pernah tidak, merasa merasa kesepian di tengah kebisingan?

Seperti saat ini.

Semua pelanggan datang bersama orang-orang terkasih.

Aku sendiri membawa tas yang penuh dengan buku.

Lugu-lugu membuka kotak tipis berwarna putih yang kubawa.

Yang di dalamnya kusimpan berbagai kisah dan juga kenangan.

Aku memeluk diri sendiri.

Terkadang, kisahku sendirilah yang menemaniku.

Deretan kata-kata itu, mampu menjinakkan sepiku.

Kotak putih itu mampu membuka banyak lembar tentang kehidupan yang lalu.

Mungkin aku tak sanggup mengungkit.

Tetapi jemariku hapal betul dimana ia tersimpan.

Aku tidak sedang menggalaukan kesepianku.

Aku hanya terkadang bosan, melakukan rutinitas seperti ini.

Terpaksa datang, pura-pura memesan minuman, sebenarnya hanya jaringan internet cepat yang kubutuh untuk segala tugas-tugasku.

Mungkin saat ini aku lupa bahwa di luar sana banyak yang kehausan, kelaparan, tak punya siapa-saiapa, sementara aku di sini masih mampu melepas dahaga, mampu mengerjakan tugasku, ditemani dengan buku-buku yang untuk membelinya saja aku butuh menghabiskan uang-uangku.

Di balik kebosanan ini, kutemukan sebuah kalimat pada timeline tumblrku,

“Akankah kamu berani untuk memberitahuku jika suatu hari nanti kamu sudah tidak mencintaiku lagi?”  - Would you tell me? // A. W. (via surat-pendek)

Inginnya kuajukan pertanyaan ini, tetapi untuk siapa?

Aku tidak tahu.



Chaca Milk Tea Candi Gebang, 24 Februari 2018.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar