23/02/18

Pertanyaan Tentang Kecewa



Terkadang saya kecewa mengapa orang lain tidak bisa seperti itu pada saya.

Sementara saya bisa seperti itu pada orang lain.

Lantas saya berpikir, mengapa tidak saya saja yang menjadi orang lain itu?

Saya pikir, saya mungkin sudah menjadi orang lain yang diinginkan oleh diri saya terhadap orang lain.


Mengapa saya terus berharap meski saya tahu akan kecewa?

Mengapa saya tetap menunggu bahkan saat saya sama sekali tidak tahu akhirnya seperti apa?

Mengapa saya tetap di sini padahal ingin sekali beranjak?

Mengapa saya tidak memutuskan padahal tak terlihat juga bahwa tengah berpikir untuk  mempertahankan?

Dan masih banyak mengapa - mengapa yang lain yang pada akhirnya untaian hikmah dari Imam Sibawaih El-Hasany menjawab dalam sebuah bukunya,

“Ketahuilah, yang membuatmu bingung selama ini adalah sebab kebiasaanmu memecah perhatian kepada selain Allah. Engkau menduakan hatimu sehingga engkau tidak bisa tenang menjalani hidupmu. Bukankah Allah tidak menjadikan dua hati dalam satu jiwa?!”

Kadang-kadang inilah mengapa saya senang membaca, seringkali saya temukan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terus menari dalam benak saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar