02/04/20

#AprilProduktifDay2 : Menyadari Hal-Hal Baik di Tengah Pandemi Covid-19


Segala halnya menjadi berantakan sejak Covid-19 bertamu ke negeri kita, tetapi jadilah manusia yang mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian yang Tuhan kirimkan untuk kita agar kita tetap berimbang dalam memandang sesuatu, tak apa bila sekarang belum mampu menemukan sebaris hikmah itu, tetapi semoga apa yang saya tuliskan berikut ini mampu membuat kita semua berpikir ulang bahwa selalu ada hal-hal baik dari setiap kejadian terburuk sekali pun.

Sadarkah bahwa kita mungkin menjadi mulai membiasakan diri dengan pola hidup yang lebih sehat?
Ketika kita membaca berita, diberitakan bahwa covid-19 tak bisa menyerang tubuh seseorang yang memiliki imunitas tubuh yang kuat. Lalu, tanpa sadar kita mulai rajin membersihkan diri; sering ganti baju, sering cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, membersihkan lingkungan, memotong kuku, dan lain sebagainya. Selain itu juga mulai memperhatikan kesehatan diri; mengurangi begadang, istirahat menjadi cukup, pola makan diatur sehari tiga kali tepat waktu, mengurangi minum es dan jajan di luar, bahkan yang tadinya kita malas untuk mengonsumsi suplemen, kini mulai rajin mengonsumsi segala jenis suplemen mulai dari vitamin C, habbatussauda sampai madu.

Sadarkah bahwa kita mungkin menjadi lebih punya banyak waktu untuk bercengkrama dan berbagi banyak hal dengan keluarga?
Ketika kita di rumah untuk #StayAtHome, tanpa sadar obrolan dengan keluarga makin intens, makin tahu kesukaan masing-masing, makin tahu ekspresi sedih, senang, dan amarahnya anggota keluarga. Bukan hanya itu, ada kebersamaan yang jarang kita punya waktu untuk membangunnya; seperti shalat berjama’ah, memasak bersama, makan bersama, berjemur bersama, bekerjasama membersihkan rumah, dan masih banyak hal lainnya yang sangat menyenangkan untuk dilakukan bersama-sama.

Mungkin saat ini menjadi kesempatan untuk kita memberikan mata, hidung, mulut, telinga, dan kedua tangan serta kaki kita sepenuhnya untuk keluarga; membantu apa-apa yang perlu dibantu di rumah, mendengarkan apa-apa cerita yang hadir di rumah.

Meski sebagian orang harus menjalani #StayAtHome sendirian di indekos, tetapi kita punya durasi waktu yang tetap sama, melakukan video call adalah suatu pilihan yang tak salah untuk dilakukan, tetap berkabar dengan orang di rumah menjadi salah satu hal baik demi menjauhkan orang-orang di rumah dari rasa khawatir terhadap kita yang menjalani #StayAtHome sendirian. Bagi yag sendirian menjalaninya, kita bisa memanfaatkan waktu kita dengan melakukan hal-hal yang tak pernah bisa kita lakukan saat rutinitas berjalan normal karena begitu sibuknya; seperti mulai membereskan barang-barang yang tidak terpakai lagi, membersihkan file-file tak penting di laptop yang hanya akan memakan banyak memori, membersihkan sarang laba-laba yang makin megah di sudut-sudut ruang, menyikat kamar mandi demi kebersihan bersama, menonton video-video yang bermanfaat, dan masih begitu banyak hal yang bisa dilakukan saat menjalani #StayAtHome seorang diri.

Sadarkah bahwa grup-grup alumni jaman sekolah dulu sampai grup geng-geng kecil yang awalnya sepi seperti tanpa penghuni itu kini mulai hidup kembali?
Pandemi covid-19 melahirkan imbauan #StayAtHome yang berarti juga mengehentikan rutinitas para orang sibuk, termasuk mereka yang menjadi kawan lama yang dulunya sangat akrab dengan kita. Orang-orang sibuk itu satu-persatu mulai menampakkan keberadaannya di dalam grup chat akibat kegabutan dan efek kegilaan dari menghadapi badai covid-19 ini. Tak ada obrolan yang lebih menarik di dalam grup selain obrolan tentang masa lalu yang pernah sama-sama kami lalui, mulai dari mengingat aib teman sendiri sampai sesuatu yang menjadi aib kita bersama. Apa yang kita tertawai adalah diri kita sendiri. Ini adalah salah satu tips juga untuk memulai obrolan jika bingung membuka percakapan dalam grup chat; lemparkanlah satu dua foto masa lalu untuk memancing keributan di dalam grup, setelah para orang sibuk itu menampakkan diri mereka, kita akan tahu bahwa kita sangat merindukan momen-momen seperti ini, momen-momen kita bisa berbincang dan tertawa bersama, meski kini hanya bisa di balik layar smartphone, ini sudah lebih dari cukup untuk mengobati kerinduan. Teknologi kian berkembang, tak ada alasan kau tak bisa menghubunginya! Sebelum ia benar-benar sudah tidak ada lagi di dunia.

Bandung, 2 April 2020
Mengisi April dengan hal-hal baik dari dalam ruang

11 komentar:

  1. jadi sekarang grup chatnya udah rame wkwk?

    BalasHapus
  2. Rindu bertemu dospem bisakah ditelfn? Haha

    BalasHapus
  3. Beda sekali dengan grup saya yang malah tambah sepi, sepertinya penghuninya lagi pada sibuk menemani kasur dan bantalnya yang selama ini ditinggalkan.😂

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah.... Barangkali orang-orangnya tetap punya banyak urusan yg perlu dikerjakan, ya.

      Hapus
  4. alhamdulillah. grup komik saya yang awalnya ngegosip sekarang membahas soal kesehatan karena ada temen yang anak farmasi. haha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah hikmah corona, kalau kata Pak Ubed. Wkwk.

      Hapus
  5. iyap, mungkin saat ini memang sepertinya momen tepat untuk memberikan mata, hidung, mulut, telinga, dan kedua tangan serta kaki, wkwk

    BalasHapus