29/05/18

#MuslimahSinauProjectDay13 : Tips Terbaik Adalah Menjaga Prinsip!


Sumber gambar : Google

Tahukah kita bahwa ayat terpanjang dalam Al-Quran adalah ayat yang menjadi tuntunan dalam utang-piutang? Melalui ayat ini seperti Allah ingin mengingatkan kita betapa pentingnya mengatur keuangan dengan sebaik mungkin agar tidak menjadi masalah di kemudian hari. MasyaaAllah Islam begitu menjaga hubungan antarmanusia dan hak-hak manusia itu sendiri. Kira-kira seperti apa one tips for financial management dari Nina? Cekidot.

Ini terkait prinsip keuangan yang saya jaga untuk diri saya sendiri, sih. Satu tips atau prinsip yang saya jalani sampai saat ini adalah menetapkan batas pengambilan uang dalam rekening. Sampai sekarang rekening saya baru satu, otomatis rekening sehari-hari dan tabungan bercampur alias dalam satu rekening yang sama.

Waaah, kira-kira gimana mengaturnya kalau seperti itu? Jadi, saya menetapkan batas pengambilan setiap bulan. Misal, setiap bulan rekening saya terisi 12 juta. Dalam satu bulan maksimal saya hanya habis 2 juta. Saya menetapkan batas pengambilan yakni 10 juta. Dengan 10 juta kebayang dong nafsu pengen beli ini itunya besar sekali.

Tips ini secara tidak langsung melindungi diri saya dari hawa nafsu saya yang senang belanja online, belanja novel, dan belanja yang mungkin tidak terlalu urgent lainnya. Jadi anak rantau tantangannya lebih besar lagi sebab orangtua menyerahkan pada saya sendiri untuk mengatur uang.

Terus uang 10 jutanya untuk apa? Uangnya bisa digunakan jikalau ada keadaan yang urgent, misal kita kena musibah tidak sengaja menggores kendaraan orang lain di jalan dan harus menggantinya, atau saat kita sakit yang obatnya masih bisa dibeli pakai uang sendiri, atau untuk ngeprint tugas-tugas kampus, atau bisa juga untuk membantu teman kita yang mungkin sedang butuh uang, dan hal lainnya. Yang teman-teman peru ingat adalah di dalam rezeki kita ada juga rezeki milik orang lain, ingatan ini megajarkan kita untuk senantiasa mengingat orang lain, utamanya yang membutuhkan. Kebahagiaan itu kadang berasal dari hal sederhana, yakni membahagiakan orang lain. Teman-teman bisa gunakan uangnya untuk membahagiakan orang lain, inilah yang dikatakan uang bisa membeli kebahagiaan, kalau kata saya.

Seseorang pernah mengatakan seperti ini, rekening ibaratnya sebuah tabung berisi air, jika kita tidak membagi air itu kepada yang lain atau terus saja mengisinya dengan air sampai penuh, maka tabung tersebut kepenuhan dan sudah tak bisa menampung air lagi, namun ketika kita membagi air itu pada orang lain, tabung masih menyediakan tempat untuk menampung air yang akan datang lagi nantinya. Perumpamaan ini memberi makna, jika kita senang berbagi pada orang lain maka “wadah” untuk rezeki kita masih akan terus lapang dan selalu mampu menampung. Selamat menerapkan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar