Sumber gambar : Google
Tahukah kita
bahwa ayat terpanjang dalam Al-Quran adalah ayat yang menjadi tuntunan dalam
utang-piutang? Melalui ayat ini seperti Allah ingin mengingatkan kita betapa
pentingnya mengatur keuangan dengan sebaik mungkin agar tidak menjadi masalah
di kemudian hari. MasyaaAllah Islam begitu menjaga hubungan antarmanusia dan
hak-hak manusia itu sendiri. Kira-kira seperti apa one tips for financial management dari Nina? Cekidot.
Ini terkait
prinsip keuangan yang saya jaga untuk diri saya sendiri, sih. Satu tips atau
prinsip yang saya jalani sampai saat ini adalah menetapkan batas pengambilan
uang dalam rekening. Sampai sekarang rekening saya baru satu, otomatis rekening
sehari-hari dan tabungan bercampur alias dalam satu rekening yang sama.
Waaah, kira-kira
gimana mengaturnya kalau seperti itu? Jadi, saya menetapkan batas pengambilan
setiap bulan. Misal, setiap bulan rekening saya terisi 12 juta. Dalam satu
bulan maksimal saya hanya habis 2 juta. Saya menetapkan batas pengambilan yakni
10 juta. Dengan 10 juta kebayang dong nafsu pengen beli ini itunya besar
sekali.
Tips ini secara
tidak langsung melindungi diri saya dari hawa nafsu saya yang senang belanja
online, belanja novel, dan belanja yang mungkin tidak terlalu urgent lainnya. Jadi anak rantau
tantangannya lebih besar lagi sebab orangtua menyerahkan pada saya sendiri
untuk mengatur uang.
Terus uang 10
jutanya untuk apa? Uangnya bisa digunakan jikalau ada keadaan yang urgent, misal kita kena musibah tidak
sengaja menggores kendaraan orang lain di jalan dan harus menggantinya, atau
saat kita sakit yang obatnya masih bisa dibeli pakai uang sendiri, atau untuk
ngeprint tugas-tugas kampus, atau bisa juga untuk membantu teman kita yang
mungkin sedang butuh uang, dan hal lainnya. Yang teman-teman peru ingat adalah
di dalam rezeki kita ada juga rezeki milik orang lain, ingatan ini megajarkan
kita untuk senantiasa mengingat orang lain, utamanya yang membutuhkan. Kebahagiaan
itu kadang berasal dari hal sederhana, yakni membahagiakan orang lain. Teman-teman
bisa gunakan uangnya untuk membahagiakan orang lain, inilah yang dikatakan uang
bisa membeli kebahagiaan, kalau kata saya.
Seseorang pernah
mengatakan seperti ini, rekening ibaratnya sebuah tabung berisi air, jika kita
tidak membagi air itu kepada yang lain atau terus saja mengisinya dengan air
sampai penuh, maka tabung tersebut kepenuhan dan sudah tak bisa menampung air
lagi, namun ketika kita membagi air itu pada orang lain, tabung masih
menyediakan tempat untuk menampung air yang akan datang lagi nantinya. Perumpamaan
ini memberi makna, jika kita senang berbagi pada orang lain maka “wadah” untuk
rezeki kita masih akan terus lapang dan selalu mampu menampung. Selamat menerapkan!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar