30/05/18

#MuslimahSinauProjectDay14 : Pada yang Sederhana, Terletak Kasih Sayang Allah





Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dia berkata; Aku membaca Hadits [Malik] dari [Sumayya] -budak- Abu Bakr dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika seorang lelaki tengah berjalan di suatu jalan ia mendapati batang kayu yang berduri dijalan tersebut, lalu ia mengambil dan membuangnya, maka Allah 'azza wajalla berterima kasih kepadanya dan mengampuninya." [HR. Muslim No.4743]

Hadits sederhana yang begitu menyentuh batin saya sebagai seorang hamba yang mengagumi kemurahan hati Tuhannya. Hadits yang begitu sederhana ini diakhiri kalimat bahwa Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuninya, yaitu kepada seseorang yang menyingkirkan halangan di jalan. Tidak kah kita merasa ini sesuatu yang luar biasa? Ketika Allah berterima kasih kepada hamba-Nya bahkan mengampuninya? Bahkan hanya untuk hal yang sering kita anggap kecil.


 Sumber : Tumblr

Sudahkah kita menerapkannya? Sudahkah kita tersenyum bahagia meskipun hanya ketika mampu melakukan kebaikan kecil? Terkadang seorang hamba lupa bahwa ada banyak jalan menuju kebaikan, ada banyak cara menuju mencintai-Nya. Terkadang seorang hamba hanya fokus pada kebaikan-kebaikan besar, kebaikan-kebaikan yang eksistensinya lebih bisa dilihat dan dirasakan, padahal ada banyak hal kecil yang bisa kita lakukan untuk sekitar kita, salah satunya dengan menerapkan kandungan hadits kesukaan saya di atas.

Selain itu, hadits ini sangat berkaitan dengan kehidupan kita sebagai manusia yang “menumpang” hidup di bumi-Nya. Lewat hadits ini kita juga bisa merasakan kasih sayang Allah untuk hamba-hamba-Nya. Allah tidak ingin kita terluka di jalan disebabkan tidak sengaja menginjak duri atau hal mengganggu lainnya, hingga Allah berterima kasih dan mengampuni hamba-Nya yang berbaik hati ingin menyingkirkan halangan tersebut dari jalan.

Indahnya Islam banyak terletak pada hal-hal sederhana seperti hadits kesukaan saya di atas. Islam begitu indah, bukan?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar