Telah menceritakan kepada kami
[Yahya bin Yahya] dia berkata; Aku membaca Hadits [Malik] dari [Sumayya]
-budak- Abu Bakr dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah
shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Ketika seorang lelaki tengah
berjalan di suatu jalan ia mendapati batang kayu yang berduri dijalan tersebut,
lalu ia mengambil dan membuangnya, maka Allah 'azza wajalla berterima kasih
kepadanya dan mengampuninya."
[HR. Muslim No.4743]
Hadits sederhana yang begitu
menyentuh batin saya sebagai seorang hamba yang mengagumi kemurahan hati
Tuhannya. Hadits yang begitu sederhana ini diakhiri kalimat bahwa Allah
berterima kasih kepadanya dan mengampuninya, yaitu kepada seseorang yang
menyingkirkan halangan di jalan. Tidak kah kita merasa ini sesuatu yang luar
biasa? Ketika Allah berterima kasih kepada hamba-Nya bahkan mengampuninya? Bahkan
hanya untuk hal yang sering kita anggap kecil.
Sumber : Tumblr
Sudahkah kita menerapkannya? Sudahkah
kita tersenyum bahagia meskipun hanya ketika mampu melakukan kebaikan kecil? Terkadang
seorang hamba lupa bahwa ada banyak jalan menuju kebaikan, ada banyak cara
menuju mencintai-Nya. Terkadang seorang hamba hanya fokus pada
kebaikan-kebaikan besar, kebaikan-kebaikan yang eksistensinya lebih bisa
dilihat dan dirasakan, padahal ada banyak hal kecil yang bisa kita lakukan
untuk sekitar kita, salah satunya dengan menerapkan kandungan hadits kesukaan
saya di atas.
Selain itu, hadits ini sangat
berkaitan dengan kehidupan kita sebagai manusia yang “menumpang” hidup di
bumi-Nya. Lewat hadits ini kita juga bisa merasakan kasih sayang Allah untuk
hamba-hamba-Nya. Allah tidak ingin kita terluka di jalan disebabkan tidak
sengaja menginjak duri atau hal mengganggu lainnya, hingga Allah berterima
kasih dan mengampuni hamba-Nya yang berbaik hati ingin menyingkirkan halangan
tersebut dari jalan.
Indahnya Islam banyak terletak
pada hal-hal sederhana seperti hadits kesukaan saya di atas. Islam begitu
indah, bukan?


Tidak ada komentar:
Posting Komentar