22/06/18

Manusia Banyak Sekali Lupanya


“Tidak perlu iri pada rezeki orang lain.
Kamu tidak tahu apa yang telah diambil darinya.”
- @Raehanul_bahraen

Ini yang jarang kita sadari bahwa tidak ada kehidupan seseorang yang benar-benar sempurna, tidak ada pula keluarga yang benar-benar sempurna. Meski dari luar kita melihat mereka nampak begitu harmonis dan sempurna, itu hanya karena Allah menutup aib-aib mereka.

Pernahkah kau iri dengan temanmu? Mungkin karena parasnya yang rupawan, hartanya yang berlimpah, temannya yang banyak, atau apapun segala kebaikan dan rezeki yang selalu datang padanya, tetapi mungkin kau tak pernah tahu bahwa ada sesuatu yang teramat berharga telah Allah ambil darinya. Ia tak pernah bertemu dengan ibu kandungnya, ibu kandungnya telah wafat saat melahirkannya. Ia sudah Allah beri rasa kehilangan yang besar saat pertama kali ia lahir di dunia. Mungkin selama ini kita mengira seseorang sebahagia itu, mungkin selama ini kita terlupa bahwa tiap-tiap hidup manusia selalu berganti, ada masanya bahagia, ada pula masanya air mata kesedihan. Manusia banyak sekali lupanya, banyak sekali membangkangnya, banyak sekali pemaklumannya, banyak sekali dosanya. YaaRabb.

1 komentar:

  1. Dan jangan sampai kita mengambil hak (rezeki) orang lain, karena kita tidak akan mengetahui hak kita yang diambil sebagai pengganti.

    BalasHapus