Sumber gambar : Google
“Dan apabila
hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasannya Aku
adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon
kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan
hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(QS. Al-Baqarah : 186)
In this verse is
like Allah want to say, “I respond to the
call, whenever he calls, I will answer. I will immediately respond, immediately
respond I will respond when he calls me. I respond to the call, the call of the caller.”
Caller atau sang
pemangggil yang Allah maksud adalah kita. Pada ayat ini bukan “siapapun” tetapi
“sang pemanggil.” Ketika itu bernada “siapapun” berarti tidak diketahui, tetapi
jika bernada “sang pemanggil” berarti pemanggilnya diketahui, yaitu kita semua.
Artinya Allah akan menjawab panggilan kita secara pribadi. Tidak ada satupun
dari kita yang tidak Allah kenal, karena itulah dalam ayat ini Allah memberi
pesan bahwa Ia menunggu doa kita.
Saya termasuk
seseorang yang percaya dengan kekuatan doa. Doa adalah senjata terakhir saat
seluruh anggota tubuh, termasuk hati, tak mampu lagi melakukannya. Begitu
banyak hal ajaib yang terjadi di dalam di hidup saya. Saya bukan orang yang
berambisi penuh terhadap sesuatu, meski bercita-cita banyak. Tetapi, saya cukup
melakukan usaha-usaha menuju pencapaiannya dan bertawakkal di ujungnya, meminta
yang terbaik saja pada-Nya. Di sela-sela usaha tersebut, doa tak pernah
berhenti dipanjatkan, tak pernah bosan sebab Allah pun tak akan pernah bosan
justru Ia selalu menunggu doa kita.
Sebuah jurnal
kesehatan di Florida, AS bernama Newsmax Health pada tahun 2012 menurunkan
artikel berjudul Proof of the Healing Power of Prayer (Bukti Kekuatan
Penyembuhan dari Doa). Artikel tersebut mengulas hasil-hasil riset terbaru yang
dilakukan di berbagai rumah sakit di AS yang membuktikan bahwa kepercayaan
terhadap Tuhan dan rajin berdoa dapat menyebabkan hidup lebih sehat, lebih
bahagia dan menambah umur.
Berbicara
tentang doa yang saya sendiri sering panjatkan selain doa-doa yang memang perlu
dipanjatkan dalam keseharian, ada dua doa yang selalu saya sisipkan. “Ya Allah, aku memohon umur panjang yang
bermanfaat dan kematian yang syahid.”
Banyak orang yang
memohon umur panjang dan kesehatan tetapi lupa untuk memohon umur panjang yang bermanfaat.
Oleh karena itu, mulai sekarang teman-teman bisa menambahkan doa ini juga dalam
doa yang dipanjatkan oleh teman-teman. Semoga kita diberikan umur panjang yang
bermanfaat dan kematian di jalan yang syahid. Aameen.
Rasulullah SAW. juga
menegaskan bahwa doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama dan cahaya langit
dan bumi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar