04/06/18

#MuslimahSinauProjectDay19 : Thank You For My Failure :)


Sumber gambar : My Gallery

Kegagalan masuk perguruan tinggi negeri kala itu terus membawa berbagai pelajaran dalam hidup saya sampai hari ini. Waktu itu saya kecewa, tetapi saya berdoa,” Yaa Allah jadikanlah aku hamba yang mudah untuk mengambil pelajaran dari setiap kejadian yang Engkau takdirkan kepadaku.”

Meski saat itu saya kecewa, saya paham bahwa suatu hari akan ada hikmah yang saya petik dari setiap kegagalan dalam hidup saya, akan ada pesan cinta yang Allah titipkan untuk saya di kemudian hari. Bukan sekarang, beberapa waktu kedepan pelajaran itu akan saya rasakan. Jadilah saya berusaha menenangkan diri dengan melakukan perjalanan ke beberapa kota, lalu kembali bangkit dengan belajar mati-matian hingga di ujung waktu saya bertawakkal.

Waktu kegagalan itu terjadi rasanya sangat menyakitkan. Saat itu, begitu banyaknya harapan saya yang jatuh berserakan. Waktu itu sempat marah pada diri sendiri, marah karena mengecewakan orang-orang di sekitar saya, utamanya kedua orangtua saya. Meski mereka tidak pernah memperlihatkan hal itu dan tetap merangkul saya. Kegagalan itu juga yang memantapkan hati saya agar tidak menautkan hati terlalu dalam pada dunia. Berhasil masuk PTN hanyalah sebuah kesuksesan yang amat kecil, hanyalah sebuah kesuksesan di dunia. Kegagalan tersebut pada akhirnya membuat saya belajar untuk tetap tenang saat memperoleh kegagalan lainnya – yang masih sama, yakni sama-sama kegagalan sebatas urusan di dunia. Toh, tidak lolos PTN tidak berdosa. Justru seharusnya kita lebih kecewa pada diri sendiri, saat shalat kita lalai karena urusan dunia, urusan kantor, urusan kuliah, urusan mengerjakan tugas-tugas duniawi yang lainnya.

Kini kegagalan dan waktu mencapai impian yang sempat meleset itu, membawa saya bertemu dengan orang-orang yang luarbiasa. Jaringan pertemanan yang saya dapatkan sebab lulus masuk PTN baru pada tahun berikutnya sangat klop dengan saya. Saya dipertemukan dengan orang-orang yang mampu membantu saya dalam mewujudkan berbagai mimpi saya. Saya mendapatkan teman-teman yang sevalue dengan saya, searah dengan saya, secocok-cocoknya dengan saya, orang-orang yang bisa menerima saya apa adanya, mendukung dan mempercayai saya. Begitu banyak waktu dalam hidup saya yang berbelok, masa depan yang tidak seperti jalan yang pernah saya rancang sebelumnya, tetapi rupanya dengan kegagalan yang saya raih itulah saya bertemu dengan orang-orang yang luarbiasa pada waktu yang saya punya justru berbelok, menyimpang dari apa yang pernah saya rencanakan sebelumnya. Sungguh, takdir Allah pasti baik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar